Bukateja - Mentri Perdagangan Zulkifli Hasan bersama Bupati Purbalingga meluncurkan program 'Dipasar Bangga' atau Digitalisasi Pasar Rakyat Purbalingga. Program ini mendigitalisasi segala aspek informasi, transaksi dan layanan di pasar. Mulai dari Teras Bangga (penarikan retribusi pasar), Teras Terang (retribusi tera ulang), SIAP QRIS (melayani jual beli non tunai), E-ParkirMas (retribusi parkir), Jujag-jujug (pesan antar barang belanjaan pasar), dan SIMHP (informasi harga komoditas di 3 pasar besar Purbalingga).
"Kita terapkan e-retribusi, dengan memanfaatkan teknologi untuk mencegah kebocoran anggaran," kata Bupati Tiwi.Purbalingga mendapatkan penghargaan dari kementerian perdagangan sebagai Daerah Tertib Ukur di Indonesia. Termasuk Pasar Bukateja juga tengah dilakukan verifikasi untuk menjadi Pasar Tertib Ukur."Jadi kami dengan seluruh jajaran akan terus berbenah, agar manajemen pengelolaan pasar, tidak hanya di Bukateja
dilanjutkan dengan kunjungan kerja ke Industri WIG terbesar di Indonesia yaitu di PT.Victory Mendag bersama Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi SE BEcon MM berkesempatan melepas truk ekspor rambut palsu perusahaan tersebut ke Amerika.
Menteri Zulkifli Hasan menyebutkan Indonesia merupakan negara pengekspor rambut palsu terbesar ke-2 di dunia. Terlebih ada penanam modal baru yakni PT Victoria Beauty Industrial ini maka akan berpotensi menjadi produsen terbesar di dunia.
"April sudah ekspor dan menyerap tenaga kerja 5000 orang, targetnya 20.000 orang. Nah kalau ini didukung kita semua mudah-mudahan ini Indonesia menjadi pengekspor nomor 1 WIG atau rambut palsu ke seluruh dunia," katanya.
Pada kesempatan ini, Mendag berpesan agar bupati daerah harus mendukung keberadaan perusahaan-perusahaan yang menanamkan modalnya. "Tugas saya, Menteri Perdagangan, tugas Bupati mendukung pengusaha, mendukung UMKM, mensupport agar perusahaan-perusahaan seperti ini tambah maju. Kalau perusahaannya maju, UMKM maju, berarti saya, bupati sukses," kata Mendag.
Ia menambahkan menurutnya PT Victoria Beauty Industrial ini termasuk perusahaan strategis karena berorientasi ekspor. Dengan banyak ekspor, otomatis akan memperoleh pendapatan dari mata uang dollar Amerika sehingga menambah devisa negara dan membantu kestabilan ekonomi negara.
Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi SE BEcon MM mengungkapkan pelepasan ekspor rambut palsu (WIG) dari PT Victoria Beauty Industrial kali ini sebanyak satu truk kontainer berisi 50.000 pcs atau senilai 100.000 US dollar. Bupati berharap, PT Victoria Beauty Industrial juga berpengaruh dalam pemulihan ekonomi.
Sumber : Humas Protokol Purbalingga

Komentar
Posting Komentar