Langsung ke konten utama

Shalat Tahajud di Bulan Ramadhan,diperbolehkan atau tidak,ini penjelasanya

Bulan Ramadhan menjadi bulan yang penuh berkah kebaikan bagi seluruh umat muslim. Bukan tanpa alasan, di bulan suci Ramadhan Allah membuka pintu maaf seluas-luasnya bagi seluruh umat muslim. Bahkan Allah juga memberikan janji pahala yang berlipat ganda bagi siapa saja yang mengerjakan ibadah dengan baik di bulan Ramadhan. Tidak heran, jika setiap bulan Ramadhan, umat muslim seakan berlomba mengerjakan amalan ibadah dan kebaikan untuk mendapatkan ridho dari Allah SWT. Selain menjalankan ibadah puasa wajib, umat muslim juga bisa melaksanakan amalan ibadah sunnah lainnya. Seperti shalat tarawih, membaca Al Quran, berdzikir, atau bersedekah. Selain beberapa amalan tersebut, umat muslim juga bisa melaksanakan shalat tahajud di bulan Ramadhan. Meskipun di bulan Ramadhan biasanya dikerjakan shalat tarawih sebagai amalan sholat malam, namun bukan berarti Anda tidak bisa mengerjakan shalat malam lain, termasuk shalat tahajud. Bahkan ini bisa menjadi amalan baik yang dapat mendatangkan pahala berlimpah di bulan Ramadhan. Dalam hal ini, terdapat beberapa hal mengenai shalat tahajud di bulan Ramadhan yang harus diperhatikan. Salah satunya, bagaimana hukumnya jika ingin mengerjakan shalat tahajud namun sudah menunaikan shalat witir setelah shalat tarawih sebagai penutup shalat malam. Selain itu, juga terdapat berbagai informasi lain yang perlu Anda simak mengenai amalan shalat tahajud. Seperti yang telah dijelaskan, meskipun biasanya dilakukan shalat tarawih sebagai shalat malam, namun Anda tetap bisa melaksanakan shalat tahajud di bulan Ramadhan. Dalam hal ini, perlu diperhatikan bahwa biasanya saat melakukan shalat tarawih, selalu diakhiri dengan shalat witir. Shalat witir ini memang berfungsi sebagai shalat penutup di malam hari. Menurut ulama mahzab syafi’i, shalat tahajud di bulan Ramadhan setelah shalat witir boleh dilakukan. Sebab, dalam hal ini shalat witir yang dilaksanakan tidak bersifat wajib hanya berupa anjuran. Namun jika Anda berencana menunaikan shalat tahajud di bulan Ramadhan, akan lebih baik jika shalat witir dilakukan di akhir shalat tahajud. Namun, jika Anda telah melaksanakan shalat witir setelah shalat tarawih, maka tidak perlu lagi melaksanakan shalat witir sehabis shalat tahajud. Jika mengulang shalat witir, hukumnya menjadi tidak sah. Jumlah Rakaat Sholat Tahajud Setelah mengetahui hukum shalat tahajud di bulan Ramadhan, perlu pula ketentuan rakaat yang bisa dilaksanakan. Berdasarkan sunah Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam, shalat tahajud dilaksanakan hingga 11 – 13 rakaat, tidak lebih. Sebelum melaksanakan shalat malam, disunahkan untuk melakukan shalat 2 rakaat ringan sebagai sebagai pembuka. Selain dilakukan 11 – 13 rakaat seperti sunah Nabi Muhammad, pendapat lain mengatakan bahwa tidak ada batasan jumlah rakaat untuk shalat malam. Jumlah rakaat sholat malam bisa ditambah maupun dikurangi. Bagi yang menambah rakaat tentu pahala yang didapat akan bertambah pula. Namun bisa juga dikurangi jika mempertimbangkan waktu. Hal ini sesuai pendapat Nabi Muhammad yang menjawab pertanyaan seorang sahabatnya. “Shalat malam itu dua raka’at-dua raka’at. Jika salah seorang di antara kalian takut masuk waktu shubuh, maka kerjakanlah satu raka’at. Dengan itu berarti kalian menutup shalat tadi dengan witir.” [HR. Bukhari no. 990 dan Muslim no. 749]. Setelah mengetahui hukum shalat tahajud di bulan Ramadhan, penting untuk mengetahui kapan waktu yang tepat untuk melaksankan shalat ini. shalat tahajud dapat dilakukan pada waktu sepertiga malam. Namun dalam hal ini, sepertiga malam dibagi menjadi 3 waktu pelaksanaan. Berikut adalah penjelasannya untuk Anda. Sepertiga malam pertama : shalat tahajud dapat dilakukan setelah sholat isya sampai pukul 10.30. Diusahakan shalat tahajud dilakukan setelah bangun dari tidur walaupun hanya sebentar. Sepertiga malam kedua : shalat tahajud dilakukan antara pukul 10.30 sampai 01.30. shalat tahajud ini juga dilakukan setelah bangun tidur. Sepertiga malam ketiga : shalat tahajud dilakukan pada sepertiga malam terakhir yaitu antara pukul 01.30 hingga memasuki waktu subuh. shalat tahajud ini juga dilakukan setelah bangun tidur. Manfaat Sholat Tajahud Setelah mengetahui hukum shalat tahajud di bulan Ramadhan, terdapat beberapa manfaat yang bisa didapatkan ketika Anda mengamalkan shalat ini. Selain mendapatkan limpahan pahala dari Allah, amalan ini juga memberikan berbagai manfaat kebaikan bagi tubuh, mental, dan kehidupan dunia maupun akhirat. Berikut beberapa manfaat shalat tahajud yang perlu Anda ketahui : Memberikan kekuatan batin. Meningkatkan kekuatan mental. Mendapat ampunan dari Allah. Mendapatkan pintu maaf yang terbuka lebar saat sepertiga malam. Bagi orang yang mempunyai hajad, sholat tahajud dapat memudahkan Anda untuk mendapatkan hajat tersebut. Meningkatkan keimanan kepada Allah. Memperkuat pemahaman agama. Dapat menghilangkan kelemahan dan menghindari dosa. Dapat meningkatkan dan menguatkan daya ingat. Tata Cara Shalat Tahajud Setelah mengetahui ketentuan jumlah rakaat dan waktu pelaksanaannya, berikutnya akan dijelaskan niat dan tata cara shalat tahajud di bulan Ramadhan. Niat sholat tahajud di bulan Ramadhan sama seperti niat shalat tahajud secara umum. Berikut penjelasannya untuk Anda. 1. Membaca niat sholat tahajud. Usholli sunnatat tahajudi rok’ataini mustaqbilal kiblati lillahi ta’aalaa. 2. Membaca takbiratul ihram (Allahu Akbar) 3. Membaca doa iftitah Allahu Akbar Kabiira Walhamdu Lillahi Katsiran wa Subhaanallahi Bukratan wa Ashiila. Inni wajjahtu wajhiya lilladzi fatharassamaawati wal ardha haniifan wa maa ana min al-musyrikin. Inna Shalaati wa Nusukii wa Mahyaaya wa Mamaati lillahi rabbi al-‘aalamin. Laa Syariika Lahu wa bidzaalika umirtu wa anaa min al-muslimiin. 4. Membaca Surat Al Fatihah 5. Membaca Surat dalam Al Quran Jika melaksanakan sholat sendirian diperbolehkan membaca surat dalam Al Quran secara bebas. Namun jika melakukan sholat secara bejamaah, sebaiknya membaca surat dengan menyesuaikan kemampuan dan ketersediaan waktu bagi jamaah, sehingga tidak harus ayat yang panjang. 6. Ruku’ dan membaca doa ruku’ Subhaana rabbiya al-‘azhiimi wa bi hamdihi (dibaca tiga kali) 7. I’tidal dan membaca doa I’tidal Sami’a Allahu liman hamidahu. Rabbana wa laka al-hamdu wa al-syukru hamdan katsiiran thoyyiban mubaarakan fiihi, mil’u ssamaawaati wa mil’u l-ardhi, wa mil’u maa bainahumaa wa mil’u maa syi’ta min syai’in ba’du. 8. Sujud dan membaca doa sujud Subhaana Rabbiya al-A’laa wa bi hamdihi (dibaca tiga kali) … Allahumma laka sajadtu, wa laka aslamtu, wa bika aamantu. Anta rabbi sajada wajhii lilladzii khalaqahu wa showwarahu wa syaqqa sam’ahu wa bashorohu tabaaraka Allahu ahsanu al-khaaliqin. 9. Duduk di antara dua sujud dan membaca bacaan doanya. Rabbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa ‘aafinii wa’fu ‘annii 10. Sujud dan membaca doa sujud 11. Bangun berdiri tegak untuk rakaat kedua 12. Membaca surat Al Fatihah dan membaca surat pendek 13. Ruku’ dan membaca doa ruku’ 14. I’tidal dan membaca doa I’tidal 15. Sujud dan membaca doa sujud 16. Duduk di antara dua sujud dan membaca bacaan doanya. 17. Sujud dan membaca doa sujud 18. Duduk tasyahud At-tahiyyaatu al-mubaarakaatu al-shalawaatu al-thoyyibaatu lillahi. Assalaamu ‘alaika ayyuhannabiyyu wa rahmatullahi wa barakaatuhu. As-Salaamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibaadillahi as-shoolihin. Asyhadu an laa ilaaha illa Allah wa Asyhadu anna muhammadarrasuulullah. Allahumma Sholli ‘ala Sayyidinaa Muhammad. Wa ‘ala aali sayyidina Muhammad Kamaa shollayta ‘ala sayyidina Ibrahim. Wa Baarik ‘ala sayyidina Muhammad wa ‘ala aali sayyidina Muhammad. Kamaa baarakta ‘ala sayyidinaa Ibrahim, wa ‘ala sayyidina Ibrahim, fil ‘aalamiina innaka hamiidun majiid. 19. Mengucapkan salam Assalaamu ‘Alaikum Warahmatullahi wa Barakaatuhu Bacaan Doa Setelah Sholat Tahajud Setelah mengetahui hukum shalat tahajud di bulan Ramadhan dan tata caranya, berikutnya terdapat bacaan doa khusus yang dapat diamalkan setelah shalat tahajud. Berikut adalah bacaan doa setelah shalat tajahud beserta artinya yang perlu Anda ketahui. Allaahumma lakal hamdu anta qayyumus samaa waati wal ardhi wa man fiihinna. wa lakal hamdu anta malikus samaa waati wal ardhi wa man fiihinna, wa lakal hamdu anta nuurus samaawaati wal ardhi wa man fiihinna, wa lakal antal haqqu, wa wa’dukal haqqu, wa liqaa’uka haqqu, wa qaulukal haqqun, wal jannatu haqquw wannaaru haqquw wan-nabiyyuuna haqquw wa Muhammadun shallallahu ‘alaihi wa sallama haqquw wassaa’atu haqq. Allaahumma laka aslamtu wa bika aamantu wa ‘alaika tawakkaltu wa ilaika anabtu, wa bika khaashamtu wa ilaika haakamtu faghfirlii maa qoddamtu wa maa akhkhartu wa maa asrartu wa maa a’lantu wa maa anta a’lamu bihiminnii. antal muqoddimu wa antal mu’akhkhiru laa ilaaha anta. wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah.” Artinya: “Ya Allah bagi-Mu-lah segala puji, Engkaulah yang mengurus langit dan bumi serta semua makhluk yang ada pada keduanya. Dan bagi-Mu segala puji, Engkau Raja langit dan bumi beserta semua makhluk yang ada pada keduanya. Dan bagi-Mu segala puji, Engkau cahaya langit dan bumi beserta semua makluk yang ada pada keduanya. Dan bagi-Mu segala puji, Engkau Maha benar, janji-Mu adalah benar, pertemuan dengan-Mu adalah benar, ucapan-Mu adalah benar, surga adalah benar, neraka adalah benar, para nabi adalah benar dan Nabi Muhammad Saw adalah benar serta hari kiamat adalah benar.” “Ya Allah hanya kepada-Mu aku berserah diri, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku bertawakal, hanya kepada-Mu aku kembali (bertaubat), kepada-Mu aku mengadu, dan kepada-Mu aku meminta keputusan, maka ampunilah dosa-dosaku yang telah lalu dan yang kemudian serta apa yang kusembunyikan dan yang kulakukan dengan terang-terangan dan apa yang lebih Engkau ketahui dariku, Engkau yang mendahulukan dan yang mengakhirkan, tiada Tuhan selain Engkau, dan tiada daya (untuk menghindar dari kemaksiatan) dan tiada kekuatan (untuk melakukan ibadah) kecuali dengan pertolongan Allah.”

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Remaja 17 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Kandang Ayam, Polisi Lakukan Penanganan Awal

Purbalingga - Remaja 17 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Kandang Ayam, Polisi Lakukan Penanganan Awal Seorang remaja laki-laki berinisial HNA (17) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di sebuah kandang ayam milik warga di Desa Kedungjati, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, pada Senin (12/1/2026) Peristiwa tersebut terjadi di kandang ayam milik Sdr. Jalil yang berlokasi di RT 001 RW 007 Desa Kedungjati. Kejadian pertama kali diketahui sekitar pukul 11.30 WIB dan dilaporkan ke pihak kepolisian pada pukul 11.45 WIB. Korban diketahui bernama Hadi Nur Askia, berusia 17 tahun, berstatus pelajar,kelas 3 yang sedang mengemban pendidikan di SMK Darul Abror merupakan warga Desa Kalijaran RT 002 RW 004, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Purbalingga. Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa bermula sekitar pukul 11.00 WIB, saat saksi Iwan Setiawan (Kadus) datang ke rumah untuk bersilaturahmi. Dalam perbincangan tersebut, saksi Jalil (45) menyampaikan bahwa kondisi kanda...

Tragedi Pendemo Gojek Tertindas dan Terlindas Oknum Brimob

Pada Kamis malam, 28 Agustus 2025, terjadi demonstrasi di depan Gedung DPR RI yang kemudian meluas ke Pejompongan, Jakarta Pusat. Aksi pembubaran massa oleh aparat memicu kekacauan. Saat itu, sebuah mobil barracuda (rantis) milik Brimob melaju cepat dengan sirene menyala, berupaya membubarkan pendemo Seorang pengemudi ojek online Gojek, bernama Affan Kurniawan, saat itu sedang dalam perjalanan mengantar pesanan dan terjebak dalam kericuhan Dalam video yang viral, terlihat Affan terjatuh di jalan ketika berusaha menyeberang. Mobil Brimob terus melaju dan melindas tubuhnya, bahkan bagian ban belakang menindas kembali korban yang terkapar Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), namun sayangnya tidak tertolong Nama korban adalah Affan Kurniawan, usia sekitar 20–21 tahun, berdomisili di Palmerah, Jakarta Barat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada keluarga korban dan seluruh komunitas ojol, serta meminta P...

Update Informasi Gempa Bumi Yogyakarta

TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT: Kekuatan    : 6.4 SR Tanggal     : 30-Jun-2023 Waktu Gempa : 19:57:43 WIB Lintang     : 8.63 LS Bujur       : 110.08 BT Kedalaman   : 25 Km Lokasi: Java, Indonesia Keterangan:  86 km BaratDaya BANTUL-DIY 90 km BaratDaya KULONPROGO-DIY 92 km BaratDaya GUNUNGKIDUL-DIY 98 km BaratDaya YOGYAKARTA-DIY 453 km Tenggara JAKARTA-INDONESIA Informasi Tsunami : Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI